Tuki Tuki dikepung! Ibu kota Mokia ini berada di ambang kehancuran. Jika Mokia tumbang, Kerajaan Merdeka tinggal menghitung hari sebelum dikuasai sepenuhnya oleh para Pustakawan Durjana. Dengan konyol dan gagah berani, Alcatraz, si bocah penyandang Bakat Merusak, datang untuk menyelamatkan Tuki Tuki. Ditemani Bastille yang sarkastis, Kaz yang sering tersesat, dan Aydee yang sangat suka teddy be…
Akhirnya Alcatraz dan Kakek Smedry tiba di Nathalla di Kerajaan Merdeka dengan selamat. Meskipun berhasil tiba di rumah Keluarga Smedry, bukan berarti Alcatraz bisa bersantai-santai. Perang masih berkecamuk dan pasukan Pustakawan Durjana berada di atas angin, apalagi mereka berhasil menyusupkan mata-mata di antara para Kesatria Crystallia. Alcatraz dan kawan-kawan harus berusaha menemukan sang …
Seumur hidupnya, Alcatraz Smedry telah tinggal bersama puluhan orangtua angkat. Tak ada yang sanggup menghadapi Bakat Alcatraz yang luar biasa dalam merusak barang. Di ulang tahunnya yang ketiga belas, Alcatraz mendapat sekantong pasir, warisan dari orangtua kandungnya. Sebelum Alcatraz sempat mencari tahu lebih banyak, pasir itu hilang. Hidup Alcatraz menjadi semakin aneh dan kacau ketika data…
Pertanyaan P-NP (sesuatu yang bisa diperhitungkan-sesuatu yang tidak bisa diperhitungkan) muncul setelah Prima didatangi oleh hantu yang mengajarinya cara berhitung dan berbagai teori matematika di dalam mimpi. Teka-teki itu semakin mengusiknya ketika ia bertemu Tarsa—si cerdas yang juga memiliki pertanyaan sama tentang P-NP. Namun, meski telah mencurahkan seluruh hidupnya, Prima tak juga mam…
Buku ini membahas cara bagaimana mengembangkan proses kreatif menulis opini yang mampu menembus halaman opini bergengsi Harian Kompas dan media massa lainnya. Dimulai dengan mempertajam ketertarikan terhadap suatu isu yang tengah diperbincangkan orang, menangkap dan menggali ide atas isu tersebut, mengembangkan gagasan, mencari data, mencermati fakta, peduli terhadap peristiwa aktual, sampai ca…
Ekal menulis narasi perihal Ayah ini pada hari keempat puluh setelah kepergiannya. Ekal mencoba untuk mencerna semuanya secara perlahan-lahan. Teramat perlahan. Bagi anak usia dua belas tahun, ditinggal mati oleh kedua orangtua dalam waktu yang hampir berdekatan... rasanya bagai tinggal di dalam sebuah neraka. Susunan demi susunan ini, Ekal tulis di kursi bambu yang beberapa bulan lalu masih se…
"Waktu aku kecil, aku cengeng setiap kali sakit. Selain obat, keberadaan mama juga seperti vitamin yang mebuatku lekas sembuh. Makan disuapin mama. Minum obat disiapin mama. Tidur dipeluk mama. Dipijat tangannya sama mama. Sekarang, mama sakit adalah overthinking terbesar saat di rantau. Takut hal terburuk terjadi saat kami berjauhan. Kapan terakhir kamu bilang sayang sama mama? Ba…
Di toko jajanan ajaib zenitindo semua keinginan pembelinya bisa terwujud. Hanya saja, semua perkataan Beniko , pemilik toko harus selalu dituruti. JIka tidak nasib buruk akan jadi akibatnya. jajanan dalam buku ini di antaranya : permen Jeli Putri Duyung, EsBerhantu.
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya in…
Daily Dose of Light ini penuh dengan ilustrasi yang asyik dan kutipan-kutipan ayat al-quran yang bisa jadi mood booster kamu sehari-hari. Semoga, setiap halaman buku ini benar-benar jadi dosis harian yang jleb, mengena di hati, yang membuat hidup kita lebih terang, tenang, senang, lapan. #dailydoseoflight
Setelah berlama-lama di dalam, saya memberanikan diri ke luar. Saya membuka kunci pintu dan … flush menyala, membasuh kotoran dengan bersihnya! Rupanya, air keluar secara otomatis kalau kita membuka kunci pintu. Begitulah salah satu pengalaman Trinity saat di bandar udara Schippol, Amsterdam. Ada banyak kisah yang dituturkan olehnya. Lucu, sedih, berdebar, sebel, bete. Semua menjadi bumbu …
Anak, Cucu, dan Saudaraku..Seberapa bencikah engkau kepada iblis? Yang selalu kau kutuk di sela doa-doamu. Yang selalu kau persalahkan ketika kegelapan menutupi hatimu. Apakah kalian benar-benar percaya jika hatimu hanya memiliki dua sisi yang berseberangan? Kebaikan di sisi malaikat dan keburukan di sisi iblis. Mampukah engkau membaca isi hati manusia-manusia ini: para pejuang yang lantang m…
Tanah Jawa pada paruh pertama abad ke-18 ibarat belanga tempat pertumpahan darah. Pertikaian antar-bangsawan di Kerajaan Mataram Islam tak ayal berdampak buruk pada kehidupan rakyat jelata yang tak punya kuasa. Pembegalan, pembunuhan, dan perang antar-kelompok adalah hal lumrah. Di tengah kekacauan, muncul seorang kesatria yang terusir dari istana. Raden Mas Said namanya. Sedari kecil ia hid…
Multatuli merupakan nama samaran dari Eduard Douwes Dekker. Dia adalah anggota Dewan Pengawas Keuangan Pemerintah Belanda yang pertama kali ditempatkan di wilayah Batavia (Hindia-Belanda) pada 1840. Tahun 1842 ia meminta untuk dipindahkan ke Sumatera Barat. Di tahun yang sama pula, ia dipindahkan ke Natal, Sumatera Utara, untuk bertugas sebagai Kontelir. Baru setelah itu, dirinya ditugaskan di …
Novel ini menceritakan kisah tentang aku seorang monster yang bertemu dengan monster lain. Namun, aku tak ingin memberitahu apakah kisah ini berakhir sedih atau bahagia. Alasannya adalah pertama, ketika aku memberitahu kesimpulannya, dalam sekejap semua cerita ini akan menjadi datar. Kedua, dengan begitu kemungkinan kau dapat menghayati isi cerita sedikit lebih besar. Ketiga, sebenarnya baik ak…
Wira, anak ke-11 dari 13 bersaudara dari seorang petani yang sangat sederhana, menemukan dirinya terjebak dalam labirin perasaan yang tidak dia mengerti saat bertemu Rani di Sekolah Dasar. Takjub, kagum, atau terpesona, tidak bisa dia jelaskan. Yang dia mengerti adalah bahwa Rani selalu ada di dalam pikirannya. Terpisah oleh jarak, waktu, dan status sosial, perasaan aneh itu tetap tak tergoyah…