Tanah Jawa pada paruh pertama abad ke-18 ibarat belanga tempat pertumpahan darah. Pertikaian antar-bangsawan di Kerajaan Mataram Islam tak ayal berdampak buruk pada kehidupan rakyat jelata yang tak punya kuasa. Pembegalan, pembunuhan, dan perang antar-kelompok adalah hal lumrah. Di tengah kekacauan, muncul seorang kesatria yang terusir dari istana. Raden Mas Said namanya. Sedari kecil ia hid…