Anak, Cucu, dan Saudaraku..Seberapa bencikah engkau kepada iblis? Yang selalu kau kutuk di sela doa-doamu. Yang selalu kau persalahkan ketika kegelapan menutupi hatimu. Apakah kalian benar-benar percaya jika hatimu hanya memiliki dua sisi yang berseberangan? Kebaikan di sisi malaikat dan keburukan di sisi iblis. Mampukah engkau membaca isi hati manusia-manusia ini: para pejuang yang lantang m…
Tanah Jawa pada paruh pertama abad ke-18 ibarat belanga tempat pertumpahan darah. Pertikaian antar-bangsawan di Kerajaan Mataram Islam tak ayal berdampak buruk pada kehidupan rakyat jelata yang tak punya kuasa. Pembegalan, pembunuhan, dan perang antar-kelompok adalah hal lumrah. Di tengah kekacauan, muncul seorang kesatria yang terusir dari istana. Raden Mas Said namanya. Sedari kecil ia hid…
Multatuli merupakan nama samaran dari Eduard Douwes Dekker. Dia adalah anggota Dewan Pengawas Keuangan Pemerintah Belanda yang pertama kali ditempatkan di wilayah Batavia (Hindia-Belanda) pada 1840. Tahun 1842 ia meminta untuk dipindahkan ke Sumatera Barat. Di tahun yang sama pula, ia dipindahkan ke Natal, Sumatera Utara, untuk bertugas sebagai Kontelir. Baru setelah itu, dirinya ditugaskan di …
Novel ini menceritakan kisah tentang aku seorang monster yang bertemu dengan monster lain. Namun, aku tak ingin memberitahu apakah kisah ini berakhir sedih atau bahagia. Alasannya adalah pertama, ketika aku memberitahu kesimpulannya, dalam sekejap semua cerita ini akan menjadi datar. Kedua, dengan begitu kemungkinan kau dapat menghayati isi cerita sedikit lebih besar. Ketiga, sebenarnya baik ak…
Wira, anak ke-11 dari 13 bersaudara dari seorang petani yang sangat sederhana, menemukan dirinya terjebak dalam labirin perasaan yang tidak dia mengerti saat bertemu Rani di Sekolah Dasar. Takjub, kagum, atau terpesona, tidak bisa dia jelaskan. Yang dia mengerti adalah bahwa Rani selalu ada di dalam pikirannya. Terpisah oleh jarak, waktu, dan status sosial, perasaan aneh itu tetap tak tergoyah…
Kematian seorang pasien telah mengubah kehidupan Erina, seorang bidan muda sekaligus tersangka. Ia harus berhadapan dengan kejatuhan karier dan bayang-bayang penjara, karena dituduh melakukan malpraktik pada pasiennya. Erina tadinya bak bintang yang berpijar di langit yang membentang penuh harapan. Ia rela meninggalkan kenyamanan demi melayani masyarakat di sebuah desa terpencil. Ia tetap be…
Kupejamkan mataku dan kubayangkan sentuhan tangan ibuku di keningku, melenyapkan sisa mimpi buruk masa kecil. Jemarinya menjelajahi keningku, mengikuti rapal-rapal doa yang tak pernah kumengerti, tak pernah ingin kumengerti, bibirnya komat-kamit nyari menyertai keheningan. kini, bangun dari mimpi buruk yang menjadi rutinitas---terbangun dari tidur dengan bermandikan keringat dan npas tersengal-…