Keberhasilan menaklukkan Mesir oleh Amr bin Ash membuat hasrat untuk menjelajalah lebih jauh ke wilayah barat dan menaklukkan negeri-negeri di sana begitu besar. Wilayah yang pada saat itu disebut sebagai “maghrib” atau barat, sebagai kebalikan dari “masyriq” atau timur, dalam perkembangannya kemudian menjadi wilayah yang menentukan dan sangat penting dalam keberhasilan kaum Muslim menc…
Sejarah Jakarta tak bisa dilepaskan dari sosok Ali Sadikin. Ditunjuk langsung sebagai Gubernur DKI Jakarta (menjabat 1966–1977) oleh Presiden Sukarno, Bang Ali—begitu dia biasa disapa—dinilai mampu mengatasi berbagai problem yang melanda ibu kota. Selama 11 tahun menjabat gubernur, Bang Ali tidak hanya meletakkan fondasi perkembangan Jakarta, tetapi juga menunjukkan bagaimana seharusnya k…
"Jejak Sejarah di Dua Tanah Haram" merupakan panduan menarik untuk beberapa tempat bersejarah yang ada di dua Tanah Haram, Mekah dan Madinah. Dari tempat kelahiran Islam hingga tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad, buku ini akan membawa kita ke dalam perjalanan yang memikat melalui dua kota paling dihormati dalam Islam. Kita akan menjelajahi landmark ikonik seperti Ka'bah, Hajar Aswad, …
ANDALUSIA adalah langkah awal untuk mencapai dunia Barat! Penaklukan bangsa Visigoth oleh Thariq bin Ziyad adalah capaian yang agung bagi umat Islam. Setelah menguasai Al-Maghribi, Bani Umayyah berekspansi ke Utara. Melewati laut Mediterania, lalu menapakkan kaki di Gibraltar, Thariq bin Ziyad segera bergegas untuk melawan Roderick sang Raja bengis dari Bangsa Visigoth. Peperangan demi peperang…
“Salah satu pesan syekh kami di Madinah yang paling saya ingat adalah: untuk membangkitkan semangat di hidupmu, bacalah kisah orang-orang shalih. Sejak saat itu, kisah sahabat Nabi saw. selalu menjadi inspirasi sekaligus pelipur lara ketika saya sedang jatuh. Nah, saya bersyukur kisah-kisah luar biasa itu bisa terabadikan dengan rapi dalam lembar buku ini. Selamat membaca!” —Edgar Hamas, …
Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah, atau yang kita kenal dengan Ibnu Batutah, memulai perjalanannya ketika berusia 20 tahun pada 1325. Alasan utamanya untuk bepergian adalah menunaikan ibadah haji, atau ziarah ke Mekkah, seperti yang ingin dilakukan oleh semua Muslim yang shaleh. Dari Tangier, Maroko, menuju Mekkah dan kembali lagi ke Maroko melalui rute yang berb…
Tanah Jawa pada paruh pertama abad ke-18 ibarat belanga tempat pertumpahan darah. Pertikaian antar-bangsawan di Kerajaan Mataram Islam tak ayal berdampak buruk pada kehidupan rakyat jelata yang tak punya kuasa. Pembegalan, pembunuhan, dan perang antar-kelompok adalah hal lumrah. Di tengah kekacauan, muncul seorang kesatria yang terusir dari istana. Raden Mas Said namanya. Sedari kecil ia hid…
Sejak Indonesia merdeka, Amerika Serikat telah mengirimkan tim intelijennya, OSS, pendahulu CIA. Tujuannya untuk menghindarkan Indonesia jatuh ke tangan komunis. CIA berusaha menyingkirkan Soekarno dengan berbagai cara, bahkan pembunuhan. CIA mendukung lawan politik PKI dalam pemilihan umum dan menyokong pemberontakan PRRI/Permesta. Upaya CIA baru berhasil setelah peristiwa Gerakan 30 September…
Andalusia merupakan mercusuar peradaban islam di Eropa pada masanya. Buku ini akan mengupas secara kronologis, detail dan ilmiah berdasarkan literatur muslim dan eropa dari titik awal pada masa penaklukan muslim oleh Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nushair hingga puncak kejayaan kemudian runtuh pada masa Granada yang menandai jatuhnya islam di Eropa. Judul asli : At-tarikh al-andalusiy min al-…
Suatu kemuliaan bagi umat Islam dapat mengunjungi kota Makkah serta beribadah di depan Ka'bah. Apalagi dapat melihat langsung sumber mata air Zamzam yang diyakini berasal dari surga dan tidak pernah habis meski diambil oleh jutaan orang. Buku ini menceritakan sejarah kota Makkah di mana agama Islam lahir sebagai penyempurna dan Ka'bah sebagai kiblat manusia serta kompas kesemestaan. Dimulai dar…
Rasulullah, pernah mengutusmya untuk menghancurkan berhala Uzza. Khalid pun meluluhlantakkan wibawa berhala itu hadapan penyembanya. Ia hancurkan Uzza. Setelah itu berkata "Aku mengingkarimu. Kamu tidak Maha Suci. Sesungguhnya Allah telah menghinakanmu". Kemudian Khalid bakar Tuhan jahiliyah itu (Sirah Nabawiyyah oleh Ibnu Katsir: 3/597)
Setelah 200 tahun kelahiran kelahiran Raden Saleh, buku ini bukan saja hadir untuk menjernihkan kontroversi ihwal jiwa kebangsaannya yang dipertanyakan. Lebih jauh lagi untuk memperlihatkan bagaimana sang bangsawan, maestro lukis dan ilmuwan ini telah mewariskan sesuatu yang luarbiasa mengejutkan pengaruhnya dalam sejarah pemikiran kebangsaan Indonesia dan mungkin jauh di luar bayangannya sendi…