Kematian seorang pasien telah mengubah kehidupan Erina, seorang bidan muda sekaligus tersangka. Ia harus berhadapan dengan kejatuhan karier dan bayang-bayang penjara, karena dituduh melakukan malpraktik pada pasiennya. Erina tadinya bak bintang yang berpijar di langit yang membentang penuh harapan. Ia rela meninggalkan kenyamanan demi melayani masyarakat di sebuah desa terpencil. Ia tetap be…
Kupejamkan mataku dan kubayangkan sentuhan tangan ibuku di keningku, melenyapkan sisa mimpi buruk masa kecil. Jemarinya menjelajahi keningku, mengikuti rapal-rapal doa yang tak pernah kumengerti, tak pernah ingin kumengerti, bibirnya komat-kamit nyari menyertai keheningan. kini, bangun dari mimpi buruk yang menjadi rutinitas---terbangun dari tidur dengan bermandikan keringat dan npas tersengal-…
Mungkinkah dua gadis cacat, satu lumpuh dan satu buta, mendapatkan kebahagiaan sebagaimana layaknya gadis normal lainnya? Menikah dengan lelaki tampan nan hampir sempurna? Kisah ini berawal dari musibah yang menimpa dua gadis cantik di saat puncak kebahagiaannya. Peristiwa itu begitu memupus harapan mereka. Ungkapan protes sempat muncul dari mulut mereka. Namun, ternyata Allah punya rencana …
Welcome Hell, begitu Kelas 12 menyapa penghuni barunya. Tidak peduli siapa kamu, perlakuan Kelas 12 sama saja. Kepala bakal jadi kaki, kaki bakal jadi kepala. Kelas 12 juga tidak peduli masalah keluarga yang dialami Naren Arshadikara, rahasia yang dipendam Wening Ayu Rengganis, atau kekacauan hati Arvind L. Devara oleh cinta. Meski terlihat biasa saja, ketiganya tahu betul ada yang salah da…
Kalau ditanya siapa pelanggan paling setia warung batagor Mang Udin, jawabannya pasti Hamid Pradana. Kecintaannya pada batagor membuatnya sering berdebat dengan Disa, bendahara kelas yang kesal karena Hamid selalu menunggak uang kas. Alasannya, "Ya, maaf uangnya habis buat menafkahi Mang Udin." Rupanya ada alasan baru penyebab Hamid semakin betah nongkrong di warung Mang Udin. la adalah Teh Ch…
Sebelum menulis dua bukunya yang terkenal, Nineteen EightyFour dan Animal Farm, George Orwell adalah seorang jurnalis. Pada tahun 1930, sebuah kelompok sosialis di Inggris, the Left Book Club, mengirim Orwell untuk menelisik kemiskinan dan pengangguran massal di wilayah industri di utara Inggris. Setibanya di sana, Orwell meleburkan diri dalam kehidupan para penambang batu bara—tinggal di pon…
MASAK, MACAK, MANAK. Ibuk dan orang-orang satu kampung selalu bilang, itulah sejatinya tugas perempuan. Bisa masak, pintar dandan, dan beranak. Anak perempuan ndak perlu sekolah tinggi-tinggi, yang penting mengabdi pada anak dan suami. Aku ndak setuju. Itu pemikiran ndeso! Teman-temanku berlomba menggaet calon suami mapan supaya bisa menikah setelah lulus SMA. Aku heran, apa mereka ndak mau kul…
Dalam buku ini penulis menyajikan pembelajaran bahasa Korea dengan pembahasan yang menarik dan berbeda, seperti mengenal dan menulis aksara Hanguel, membaca dalam bahasa Korea, ragam kosakata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, dan tata bahasa Korea yang baik dan benar. Buku ini sangatlah mudah dipahami bagi Anda yang ingin mempelajari bahasa Korea dari nol, karena metode pembel…